Image of Menak Jingga

Electronic Resource

Menak Jingga



Janji yang terlanjur diucapkan, terlebih diucapkan oleh
penguasa, selayaknyalah ditepati sebab jika diingkari, tentu
banyak pihak yang kecewa. Sama halnya yang dialami oleh Menak Jingga, ia kecewa terhadap penguasa Majapahit yang ingkar janji sehingga dia menyerbu Majapahit. Hingga kini masyarakat Blambangan masih beranggapan bahwa Menak Jingga adalah pahlawan, tetapi bagi penguasa Majapahit, Menak Jingga adalah pemberontak. Ajaran moral yang dapat dipetik dalam cerita ini adalah bahwa kebenaran yang hakiki hanyalah kebenaran Sang Khalik pencipta alam jagad seisinya, sedangkan kebenaran menurut ukuran manusia dapat diputarbalikkan sesuai dengan selera penguasa. Selain itu, memperturutkan hawa nafsu serakah seperti
yang dialami sang tokoh, ternyata dapat mencelakakan diri sendiri.


Ketersediaan

D0571S398.209 598 2 SAS mRuang PerpustakaanTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
398.209 598 2 SAS m
Penerbit Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa : Jakarta Timur.,
Deskripsi Fisik
iii; 63 hlm.; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-069-011-0
Klasifikasi
398.209
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini