<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="705">
 <titleInfo>
  <title>Legenda Naya Sentika</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farida, Umi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta Timur</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa</publisher>
  <dateIssued>2016</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>vi; 54 hlm.; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kisah yang berasal dari Jawa Tengah ini ditulis oleh Umi Farida. Kisah ini menceritakan tentang Perang Diponegoro yang berlangsung selama lima tahun sejak 1825—1830. Perang ini menewaskan sekitar 200.000 penduduk Jawa dan 8.000 tentara Belanda. Di dalamnya diceritakan sejarah bahwa Pangeran Diponegoro sebagai pemimpin perang berhasil dijebak dan ditangkap oleh pasukan Belanda. Meskipun demikian, perjuangan ini dilanjutkan oleh para prajuritnya. Salah satu di antaranya adalah pasukan yang dipimpin oleh Naya Sentika. Dia memimpin prajuritnya melawan penjajah, bergerak  dari  desa ke desa dan bergerilya. Namun, dengan tipu muslihatnya kompeni kembali berhasil menangkap Naya Sentika yang sedang dalam dalam keadaan tidak siap. Pihak musuh memasukkan dirinya ke dalam tong dan membuangnya ke laut. Perang yang melibatkan Naya Sentika ini dikenal dengan ‘Perang Bangsri’.&#13;
&#13;
Kisah ini mengajarkan kita untuk tidak menyerah dalam memerangi kejahatan. Selain itu kita harus terus waspada serta tidak mudah terperdaya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Umi Farida</note>
 <subject authority="">
  <topic>SMP Fiksi</topic>
 </subject>
 <classification>398.209</classification>
 <identifier type="isbn">9786024370961</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Taman Baca SD Negeri 160 Pekanbaru</physicalLocation>
  <shelfLocator>398.209 598 2 FAR l</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">D0561S</numerationAndChronology>
    <sublocation>Ruang Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>398.209 598 2 FAR l</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>Legenda_Naya_Sentika.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>705</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 20:24:41</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-24 20:24:41</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>