Detail Cantuman
Electronic Resource
Kincir Air dan Tiga Sekawan
Kincir air adalah warisan masyarakat Nusantara yang perlu kita ketahui. Sekalipun sudah sangat jarang digunakan dalam praktik kehidupan dewasa ini, tetapi sebagai sebuah kearifan lokal atau local genius bangsa, kincir air perlu dipelajari terutama oleh generasi muda.
Penjaga kincir air itu adalah Pak Tua berambut putih. Pak Tua sekaligus pemilik kincir air itu. Dia dikenal oleh warga kampung sebagai Pak Tua saja. Tidak ada yang tahu namanya. Mungkin di antara warga kampung yang tua-tua tahu namanya, tetapi tak ada seorang pun yang terdengar menyebutkan namanya. Nama aslinya, kalaupun ada, lenyap ditelan nama pemberian warga yang melekat padanya.
Pak Tua baik dan ramah. Dia tinggal seorang diri di sebuah rumah kecil di dekat kincir air. Rumah kecil dengan satu kamar belaka, sedikit dapur, dan halaman dengan balai-balai yang baik untuk bersantai.
Ketersediaan
| D0550S | 398.209 598 1 ARS k | Ruang Perpustakaan | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
398.209 598 1 ARS k
|
| Penerbit | Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa : Jakarta Timur., 2018 |
| Deskripsi Fisik |
vi; 52 hlm.; 21 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-437-404-4
|
| Klasifikasi |
398.209
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
1
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
Arsa, Dedi
Kincir Air dan Tiga Sekawan/Dedi Arsa;
Penyunting: Kity Karenisa; Jakarta: Badan
Pengembangan dan Pembinaan Bahasa,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2018
vi; 52 hlm.; 21 cm
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dedi Arsa
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






