<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="667">
 <titleInfo>
  <title>Cahaya untuk Bonar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasibuan, Rosintan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta Timur</placeTerm>
  </place>
  <publisher>Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa</publisher>
  <dateIssued>2017</dateIssued>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Electronic Resource</form>
  <extent>xvi; 61 hlm.; 21 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cerita berjudul Cahaya untuk Bonar misalnya, berkisah&#13;
tentang persahabatan seorang anak bernama Bonar dengan&#13;
seekor sapi piaraan bernama Poltak. Sapi yang kemudian berjasa&#13;
menyelamatkan hidup Bonar dari terpaan kemiskinan setelah&#13;
kedua orang tuanya meninggal dunia. Di usia yang masih sangat&#13;
kanak-kanak, Bonar sudah kehilangan ayah dan tak lama kemudian diikuti pula dengan kepergian ibunya.&#13;
Poltak, sapi piaraan milik Uwak Haposan, adalah hewan&#13;
ternak yang setiap hari menemani kesendirian Bonar, terutama&#13;
saat ia mengembala sepulang sekolah. Dari Uwak Haposan ia&#13;
memperoleh upah guna meringankan beban orang tuanya dalam&#13;
menanggung biaya hidup.&#13;
Namun, waktu Bonar mengurus Poltak tidak banyak sebab&#13;
ia mesti menjaga ibunya yang sakit-sakitan di rumah, juga&#13;
merawat kebun pisang, satu-satunya warisan almarhum ayahnya.&#13;
Suatu ketika Uwak Haposan merasa sapinya sering ditelantarkan&#13;
oleh Bonar. Pemilik hewan piaraan itu kecewa, dan ia memecat&#13;
Bonar sebagai pengembala. Kemalangan demi kemalangan yang&#13;
menimpa Bonar membuat anak itu seperti orang yang sudah&#13;
jatuh, lalu tertimpa tangga pula. Betapa tidak? Tak lama setelah&#13;
ia kehilangan pekerjaan dari Uwak Haposan, Bonar ditinggal&#13;
ibunya untuk selama-lamanya. Maka, anak kecil itu hidup&#13;
sebatang kara di rumah peninggalan ayah-ibunya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Rosintan Hasibuan</note>
 <subject authority="">
  <topic>SMP Fiksi</topic>
 </subject>
 <classification>398.209</classification>
 <identifier type="isbn">9786029172294</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Taman Baca SD Negeri 160 Pekanbaru</physicalLocation>
  <shelfLocator>398.209 598 7 HAS c</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">D0523S</numerationAndChronology>
    <sublocation>Ruang Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>398.209 598 7 HAS c</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="" url="" path="/" mimetype=""></slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <slims:image>Cahaya_untuk_Bonar.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>667</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 20:55:35</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-06-23 20:55:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>