Image of Dua Potong Gorengan

Electronic Resource

Dua Potong Gorengan



Keinginan bisa sangat menyenangkan sekaligus merepotkan. Bahkan, keinginan kecil yang dialami Bayu si tokoh dalam cerita Dua Potong Gorengan. Bayu mengambil gorengan tanpa izin. Semua terjadi tiba-tiba karena tergoda. Tindakan Bayu tentu tidak dimaksudkan sebagai kejahatan sekelas korupsi. Cukup berbagi pengalaman kejujuran kecil saja. Gorengan menyampaikan hal sederhana, sehari-hari, dan cenderung murah. Lewat hal kecil ini, keinginan atas sesuatu menjadi begitu wajar.
Cerita tentang kejujuran biasanya membutuhkan kata jujur, keren, berani, atau hebat. Kita tidak akan menemukan kata-kata itu di cerita Dua Potong Gorengan. Kejujuran terjelmakan sebagai kesadaran dalam diri. Selama masa kanak-kanak, pasti ada penemuan-penemuan mengejutkan. Tiba-tiba, kita harus membuat keputusan atau bertanggungjawab karena melakukan sesuatu yang berakibat buruk. Keputusan dan tindakan harus diambil tanpa kuasa nasihat atau pertimbangan orang dewasa.
Utamanya teruntuk para pembaca kecil di SD, semoga cerita Bayu bisa menjadi tamu kehormatan. Bayu menemani saat-saat istirahat sekolah, piknik di perpustakaan, lelah dengan pelajaran, atau kesal karena ujian terlalu susah. Selamat membaca dan bersenang-senang!


Ketersediaan

D0434S398.209 598 1 SET dRuang PerpustakaanTersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
398.209 598 1 SET d
Penerbit Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan : Jakarta Timur.,
Deskripsi Fisik
viii + 16 halaman; 21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
398
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaDetail XMLKutip ini